MEMOAR HEMPHER, MATA-MATA INGGRIS DI TIMUR TENGAH (Bagian VI)

Bagian Enam

Menteri tersebut (menteri Inggris) sangat senang mengetahui bahwa saya telah mempengaruhi Muhammad dari Najd. ” Ia adalah senjata yang sedang dicari menteri kami. Beri dia berbagai janji, hal itu akan berhasil jika kamu mendedikasikan waktumu untuk mengindoktrinasi dia,” katanya. Kataku, “saya telah curiga dengan Muhamad dari Najd. Dia telah mengubah pikirannya.” kemudian jawabnya,” jangan kuatir, dia belum membuang ide-idenya ketika kamu meninggalkannya. Mata-mata menteri kami bertemu dengannya di Isfahan dan melaporkan kepada menteri bahwa dia belum berubah.” Kataku dalam hati, ” bagaimana bisa Muhamad menunjukkan rahasianya kepada orang asing? ” Saya tidak berani menanyakan pertanyaan ini kepada menteri. Akan tetapi, ketika Saya bertemu dengan Muhamad dari Najd kemudian, seorang dari Isfahan yang bernama  Abd-ul-Kereem telah bertemu dengannya dan memberitahukan rahasianya dengan berkata: ” Saya adik laki-laki Shaikh Muhammad. Dia memberitahuku semuanya tentang Anda.”

Muhammad dari Najd berkata kepadaku: “Safiyya menemui Saya di Isfahan dan kami tinggal bersama-sama sebagai suami istri secara mut’a nikaah selama lebih dari  dua bulan. Abd-ul-Kereem menemani saya ke Sherav dan memperkenalkan pada seorang wanita bernama Asiya, yang lebih cantik dan menarik dari Safiyya. Mut’a nikaah dengan wanita tersebut, saya merasakan momen-momen terindah dalam hidup saya.”

Saya akhirnya menyadari bahwa Abd-ul-Kereem adalah seorang agen Kristen yang tinggal di distrik Jelfa daerah Isfahan dan bekerja untuk kementrian. Sedangkan Asiya, seorang Yahudi yang tinggal di Sheraz adalah juga seorang agen untuk menteri. Kami berempat berkoordinasi untuk melatih Muhamad dari Najd dengan sedemikian rupa sehingga di waktu mendatang dia dapat melakukan apa yang diharapkan darinya dengan baik.

Ketika Saya menghubungkan kejadian dengan kehadiran menteri, sekretaris dan dua anggota kementrian yang tidak saya ketahui, menteri tersebut berkata: “Anda pantas menerima penghargaan tertinggi dari kementrian. Karena Anda adalah yang terbaik dari agen kementrian. Sekretaris akan memberi tahukan kepada Anda beberapa rahasia negara yang akan membentu Anda dalam misi tersebut.”

Lalu mereka memberi saya 10 hari cuti dimana saya bisa bertemu dengan keluarga. Maka saya langsung pulang dan menghabiskan waktu dengan anak laki-laki yang sangat mirip dengan saya. Anak itu sudah bisa berbicara sedikit kata dan berjalan dengan elegan sehingga rasanya dia adalah bagian dari tubuh saya. Saya tinggal bersamanya dengan sangat gembira, sepertinya terbang karena gembira. Sangat menyenangkan berada kembali di rumah, bersama dengan keluarga. Selama 10 hari cuti tersebut, Saya bertandang ke rumah bibi tua dari garis orang tua saya, yang sangat mencintai saya. Sangatlah bijakasana untuk mengunjunginya karena dia meninggal setelah keberangkatan saya untuk misi yang ketiga. Saya berduka karenanya.

Sepuluh hari cuti terasa sangat cepat dan terasa seperti 1 jam. Hari-hari yang gembira seperti ini telah pergi seperti seperti satu jam saja, hari-hari yang murung tampaknya terasa seperti berabad-abad. Saya teringat hari-hari dimana aku sakit di Najaf. Hari-hari tersebut rasanya seperti bertahun-tahun.


Ketika saya pergi ke kementrian untuk menerima perintah yang baru, saya bertemu dengan sekretaris yang mempunyai wajah yang ceria dan badan yang tinggi.
Dia menjabat tangan dengan sangat hangat sehingga afeksi yang dia berikan sangat terasa. Dia berkata: “Dengan perintah dari menteri kami dan komite daerah koloni, Saya akan memberitahukan 2 rahasia negara. Nantinya hal tersebut akan membantu Anda. Tidak ada seorang pun yang mengetahui rahasia ini.”

Dengan menggandeng tangan, dia membawa saya ke ruang mentri. Saya bertemu dengan sesuatu yang menarik di ruang ini. Sepuluh orang laki-laki duduk mengitari meja bulat. Orang pertama adalah orang yang mirip dengan penguasa imperium Ottoman. Ia berbahasa Turki dan Inggris. Orang kedua adalah seorang yang berpakain Shaikh-ul-Islam (pemimpin muslim) di Istanbul. Yang ketiga adalah seseorang yang berpakaian seperti Shah dari Iran. Yang keempat adalah seorang yang berpakaian vizier di istana Iran. Yang kelima adalah seorang yang berpakaian seperti orang yang berpendidikan tinggi yang memimpin Syi’ah di Najaf. Tiga orang terakhir berbicara Persia dan Inggris. Masing-masing dari kelima orang ini didampingi oleh seorang juru tulis yang mencatat apa pun yang dikatakannya. Para juru tulis ini memberitahukan kepada kelima orang tersebut informasi yang dikumpulkan oleh mata-mata tentang pola-pola dasar di Istanbul, Iran, dan Najaf.

Sekretaris tersebut berkata: “Kelima orang ini mewakili kelima orang di sana. Untuk mengetahui apa yang dipikirkan oleh musuh-musuh, kami telah mendidik dan melatih orang-orang tersebut supaya menjadi seperti musuh-musuh mereka. Kami memberitahu dengan seksama informasi yang kami dapat mengenai asal mereka di Istanbul, Teheran, dan Najaf kepada para pria ini. Dan orang-orang inilah, yang akhirnya berakting sebagai orang asli di tempat itu. Kemudian kami bertanya kepada mereka dan mereka menjawab kami. Kami telah menentukan jawaban yang diberikan mereka sehingga 70 persen mendekati jawaban asli mereka.

“Jika mau, Anda dapat bertanya untuk menguji. Anda dapat langsung bertemu dengan siswa dari Najaf.” Saya menjawab untuk menegaskan, bahwa saya telah bertemu siswa syi’ah yang hebat di Najaf dan bertanya kepadanya tentang beberapa hal. Sekarang saya mendekati kembarannya dan berkata: “Guru yang baik, apakah diijinkan untuk berperang melawan pemerintah karena hal ini merupakan tergolong suni dan fanatik?” Dia berefleksi sebentar dan berkata: “ Tidak, tidak diijinkan bagi kami untuk berperang melawan pemerintah karena itu pandangan Suni. Karena semua umat muslim adalah saudara. Kami dapat berperang melawan mereka (Muslim Suni) bila mereka melakukan kejahatan dan penyiksaan terhadap umat muslim dan bahkan kami mempunyai prinsip Amr-i-bi-l-ma’roof dan Nahy-i-ani-l-munkar. Kami akan berhenti mengintervensi mereka segera setelah mereka menghentikan penyiksaan.”


Saya bertanya: “ Guru yang baik, bolehkan hamba meminta petunjukmu mengenai masalah Yahudi dan Kristen adalah kafir?” Dia menjawab: “Ya, mereka kafir, perlu untuk menjaga jarak dengan mereka.” Ketika Saya bertanya apa alasannya, dia menjawab: “Hal itu telah dilakukan pembalasan atas penghinaan mereka. Karena mereka tidak percaya dan menolak Nabi kami Muhammad alaihis-salaam. Maka kami pun membalaskan hal ini.” Aku berkata kepadanya: “ Guru yang baik, bukankan masalah tentang iman sudah selesai? Selain itu, jalan-jalan raya dan kecil di sekitar Sahn-i-shareef (daerah di sekitar mushola hadrat Ali) tidak bersih, bahkan madrasah, pusat pengetahuan, tidak dapat dikatakan bersih.” Jawabnya: “Ya, itu benar kebersihan adalah sebagian dari iman. Akan tetapi hal ini tidak dapat membantu karena Syi’ah tidak peduli terhadap kebersihan.”

Jawaban yang diberikan orang yang berada di kementrian itu sama persis dengan jawaban yang telah saya terima dari pelajar Syi’ah di Najaf. Saya kagum akan identitas yang sedemikian persisnya antara orang tersebut dengan pelajar di Najaf. Selain itu, orang tersebut berbicara bahasa Persia.

Sang sekretaris berkata: “Jika Anda bertemu dengan tipe tokoh terkemuka yang asli, Anda dapat berbincang dengan kembaran mereka sekarang dan melihat bagaimana mereka sangat mirip dengan si tokoh yang asli.” Kemudian saya berkata: “ Saya tahu bagaimana Shaikh-ul-Islaam berpikir. Ahmad Efendi, Hodja ketika saya di Istanbul, memberikan penjelasan yang rinci mengenai Shaikh-ul-Islaam kepada saya: “Sang sekretaris berkata bahwa Anda bisa langsung saja mencoba dengan kembarannya.”

Saya mendekati kembaran Shaikh-ul-Islaam dan berkata kepadanya: “Apakah wajib mematuhi sang Kalifah?” Jawabnya: “Ya, itu kewajiban, sama wajibnya dengan menghormati Allah dan nabi.” Ketika saya bertanya mengenai bukti untuk memperkuat pernyataannya, dia menjawab, “Tidakkah Anda pernah mendengar ayat Janaab-i-Allah’s, tentang taatlah Allah, nabinya, dan Ulul amr?” Saya menjawab: “ Apakah ini berarti bahwa Allah memerintahkan kami untuk menghormati Khalifah Yazeed, yang menyuruh pasukannya untuk menjarah Medeena dan membunuh cucu nabi Huseyn, dan Waleed yang minum minuman beralkohol?” Jawabnya: “ Anakku! Yazeed adalah Ameer-ul-mu’mineen dengan ijin Allah. Dia tidak memerintahkan untuk membunuh Huseyn. Jangan percaya dengan kebohongan Shiite ! Pelajarilah buku dengan baik! Dia membuat kesalahan. Lalu ia bertobat atas hal ini ( Dia menyesal dan memohon ampun dari Allah). Dia sudah benar dalam perintahnya untuk merampas Medina-i-munawwara karena penduduk Medina menjadi tidak terkendali dan tidak patuh. Sedangkan Waleed; ya, dia berdosa. Wajib untuk tidak meniru Khalifa, tetapi mematuhi perintahnya yang sesuai dengan Syarikat. ”Saya telah menanyakan pertanyaan yang sama kepada hodjaku Ahmed Efendi dan mendapat jawaban yang mirip dengan perbedaan yang tipis. Kemudian saya bertanya lagi kepada sang sekretaris, “ Apa alasan mendasar mempersiapkan model-model yang mirip dengan mereka?” Ia menjawab, “ Dengan cara ini kami mengukur kapasitas mental Sultan dan pelajar muslim, apakah mereka Syiah atau Sunni. Kami mencari ukuran-ukuran yang akan membantu kami berhadapan dengan mereka. Contohnya, jika anda tahu dari araah mana serangan musuh akan datang, anda akan membuat persiapan yang secukupnya, menempatkan armadamu di posisi yang sesuai, maka anda dapat menghancurkan musuh. Sebaliknya, jika anda tidak yakin akan arah serangan musuh, anda akan menempatkan armada dimana-mana dalam bentuk yang tidak beraturan dan akan mudah kalah. Seperti itulah, jika anda tahu bukti-bukti yang digunakan umat muslim dalam membuktikan keyakinannya, madh-hab mereka benar, dan sangat mungkin bagimu dalam mempersiapkan bukti-bukti pendamping untuk menangkis bukti-bukti mereka dan meruntuhkan iman mereka dengan bukti-bukti pendamping ini.”

Kemudian ia memberikan buku berjumlah seribu alaman mengenai hasil observasi dan proyek yang dilaksanakan oleh kelima perwakilan model tersebut dalam hal militer, keuangan, pendidikan dan religi. Dia berkata, ‘ Tolong baca buku ini dan kembalikan kepada kami.” Saya membawa pulang buku tersebut dan membaca semuanya dengan seksama selama liburan tiga minggu.

Buku tersebut sangat menarik. Jawaban-jawaban penting dan observasi yang hebat tampak seperti aslinya. Saya berpikir bahwa jawaban yang diberikan oleh kelima perwakilan tersebut ketepatannya lebih dari tujuh puluh persen dari jawaban aslinya. Maka sang sekretaris telah mengatakan bahwa jawaban yang diberikan adalah tujuh puluh persen tepat.

Dengan membaca buku ini, sekarang saya lebih percaya diri di Negara saya dan tahu dengan pasti bahwa rencana-rencana untuk melumpuhkan kerajaan Sultan dalam waktu kurang dari satu abad telah dipersiapkan. Sang sekretaris juga berkata, ‘ Di ruangan lain yang hampir sama, kami mempunyai meja-meja yang mirip yang digunakan berabad-abad ketika kami dijajah dan ketika kami merencanakan untuk menjajah.” Saya bertanya kepada sang sekretaris dimana mereka menemukan orang-orang yang rajin dan berbakat tersebut, dia menjawab, “ Agen kami di seluruh dunia memberikan intel-intel secara terus menerus. Seperti yang anda lihat, perwakilah tersebut sangat ahli dibidangnnya. Secara alami, jika anda diberi informasi yang dimiliki seseorang, anda akan dapat berpikir sepertinya dan membuat keputusan yang akan dia buat. Jadi anda bisa menjadi penggantinya sekarang.”

Sang sekretaris melanjutkan, “ Jadi ini adalah rahasia pertama yang saya berikan atas perintah kementrian kepada anda.“

“Saya akan memberitahukan rahasia kedua sebulan lagi, ketika anda mengembalikan buku dengan seribu halaman.”

Saya membaca buku bagian per bagian dari awal hingga akhir, memfokuskan segala perhatian kepadanya. Hal ini menambah informasi yang telah saya miliki mengenai Muhammadans. Sekarang saya tahu bagaimana mereka berpikir, apa kelemahan mereka, apa yang membuat mereka kuat, dan bagaimana mentransformasi kehebatan menjadi titik yang rapuh.

Titik lemah muslim yang dicatat dalam buku tersebut adalah:

1- Kontroversi antara Sunni dan Shiite, kontroversi antarkeluarga kerajaan; kontroversi antara Turki dan Iran, kontroversi suku, dan kontroversi antara kaum pelajar dan negara.

2- Dengan sedikit perkecualian, umat Muslim acuh tak acuh dan buta huruf.

3- Kurangnnya spiritualitas, pengetahuan dan kesadaran.

4- Mereka telah benar-benar berhenti dari bisnis dunia dan berkecimpung dalam urusan akhirat.

5- Kerajaan adalah diktaktor yang kejam.

6- Jalan tidak aman, transportasi dan perjalanan sporadic.

7- Tidak ada persiapan untuk melawan epidemis seperti wabag dan kolera, yang membunuh puluhan dari ratusan orang setiap tahun; higienitas yang tidak diperhatikan.

8- Kota-kotanya hancur, tidak ada system penyediaan air.

9- Administrasi tidak dapat mengatasi pemberontak dan pengacau, ada ketidakaturan secara umum, aturan-aturan dalam Quran yang sering mereka banggakan, hamper tidak pernah dipraktekkan.

10- Keruntuhan ekonomi, kemiskinan dan kemunduran.

11- Tidak ada tentara yang teratur, persenjataan tidak cukup, senjata yang dimiliki klasik dan rapuh. (Apakah mereka tidak menyadari tentara yang sistematik yang dibentuk oleh Orhan Ghaazee, yang merebut tahta tahun 726 (tahun kabisat. 1326), Yildirim (seorang Thunderbolt) tentara yang bersih milik Baayezeed Khan, yang mengalahkan armada perang salib yang hebat di Nighbolu tahun 799 (C.E. 1399)?]

12- Pelanggaran hak-hak asasi Wanita;

13- Kurangnya kesehatan dan kebersihan lingkungan (42).

Setelah menyalin apa yang dianggap sebagai titik-titik kelemahan muslim dalam paraphrase tersebut diatas, buku tersebut menyarankan supaya umat muslim tetap melupakan superioritas material dan spiritual dari iman mereka, Islam. Buku tersebut menyebutkan informasi mengenai Islam sebagai berikut:

1- Islam memerintahkan persatuan dan kerjasama dan melarang perpecahan. Disebutkan dalam Quran, “ perpegang eratlah pada tali Allah bersama-sama.”

2- Islam memerintahkan untuk memperoleh pendidikan dan menjadi sadar. Disebutkan dalam Quran, “Lakukan perjalanan di bumi.”

3- Islam memerintahkan untuk mecari pengetahuan. Disebutkan dalam hadis “Mencari pengetahuan itu kewajiban untuk fard bagi Muslim, baik pria maupun wanita sama saja.”

4- Islam memerintahkan untuk bekerja di dunia. Disebutkan dalam Quran, “beberapa dari mereka : O Allah kami! Anugerahkanlah kepada kami apasaja yang indah baik di dunia maupun di akhirat.”

5- Islam memerintahkan perundingan. Disebutkan dalam Quran, “ Perbuatan mereka dilakukan berdasarkan perundingan mereka.”

6- Islam memerintahkan untuk membangun jalan. Disebutkan dalam Quran, “ berjalanlah di dunia.”

7- Islam memerintahkan umat Muslim untuk menjaga kesehatan. Disebutkan dalam hadis, “Pengetahuan terdiri dari empat bagian: 1) Pengetahuan Fikih untuk menjaga kesehata; 2) Pengetahuan tentang obat-obatan untuk menjaga kesehatan; 3) Pengetahuan tentang Sarf dan Nahw (tata bahasa arab) untuk memelihara bahasa; 4) Pengetahuan akan Astronomy sehingga dapat mengetahui waktu.”

8- Islam memerintahkan pembangunan. Disebutkan dalam Quran, “ Allah menciptakan segala sesuatu dibumi untuk mu.”

9- Islam memerintahkan keteraturan. Disebutkan dalam Quran, “Segalanya didasarkan atas perhitungan, perintah.”

10- Islam memerintahkan untuk kuat secara ekonomi. Disebutkan dalam hadis. “Bekerjalah untuk dunia seakan engkau tidak akan pernah mati dan bekerjalah untuk akhirat seakan engkau akan mati besok.”

11- Islam memerintahkan untuk membangun tentara yang mempunyai senjata yang kuat. Disebutkan dalam Quran,” Persiapkanlah kekuatan semampu mu seakan kamu dapat mengalahkan mereka.”

12- Islam memerintahkan untuk menjaga hak-hak wanita dan menghargai mereka. Disebutkan dalam Quran, “Seperti pria mempunyai hak secara legal terhadap wanita, maka wanita juga mempunyai hak atas mereka.”

13- Islam memerintahkan kebersihan. Disebutkan dalam hadis, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.”

Buku tersebut merekomendasi untuk menurunkan dan merusak sumber-sumber kekuatan dibawah ini:

1- Islam menghilangkan kefanatikan ras, bahasa, tradisi, konvensi dan negara.

2- Melarang bunga, pengambilan untung berlebihan, zina, mabuk, babi.

3- Muslims terikat pada ulama mereka (orang yang belajar agama).

4- Kebanyakan Muslim Suni menerima Khalifa seperti wakil nabi. Mereka percaya bahwa adalah wajib hukumnya untuk menghormati mereka seperti menghormati Allah dan nabi.

5- Jihaad adalah wajib

6- Berdasarkan Mulim Syiah, semua non muslim dan muslim suni adalah orang kafir.

7- Semua muslim percaya bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar.

8- Kebanyakan Muslim percaya bahwa wajib hukumnya untuk menyingkirkan Yahudi dan Kristen dari semenanjung Arab.

9- Mereka melakukan ibadah, (seperti sembayang, puasa dan haji..), dalam bentuk yang indah.

10- Muslim Syiah percaya bahwa mendirikan gereja di negara islam adalah haram

11- Muslim memegang puasa sebagai prinsip iman Islam.

12- Muslim Syiah menyadari bahwa wajib hukumnya untuk memberikan seperlima dari Humus, contohnya sepatu bot yang diambil dari perang suci kepada Ulama.

13- Muslim membesarkan anak-anak mereka dengan pendidikan yang cukup sehingga mereka tidak meninggalkan ajaran dari leluhur.

14- Wanita muslim menutupi dirinya sedemikan rupa sehingga menghindarkan mereka dari kejahatan.

15- Muslim melakukan sembayang berjamaah, bersama-sama lima kali sehari.

16- Karena makam nabi dan sekutunya serta umat muslim yang suci dianggap sakral, maka mereka berkumpul di tempat-tempat tersebut.

17- Ada sejumlah orang yang merupakan keturunan Nabi, (yang dipanggil Sayyed dan Sherif]; orang-orang inilah yang mengingatkan umat akan Nabi dan menjaga supaya Nabi selalu hidup dalam pandangan umat muslim.

18- Ketika umat muslim berkumpul, Pengkotbah membangkitkan iman mereka dan memotivasi mereka untuk melakukan perbuatan yang mulia.

19- Melakukan Amr-i-bi-l-ma’roof [melakukan kesalehan) dan nahy-i-ani-l-munkar [menghindari perbuatan jahat] adalah wajib hukumnya.

20- Menikah dengan lebih dari satu orang wanita untuk meningkatkan jumlah populasi umat Muslim adalah sunnat.

21- Mengubah seseorang menjadi Islam merupakan hal yang berharga bagi umat muslim daripada memiliki seluruh dunia.

22- Hadis mengatakan, “ Jika seseorang membuka jalan untuk suatu berkah, dia akan mendapat thawaab dari orang yang mengikutinya sama seperti thawaab untuk mencapainya,” sangat terkenal bagi umat Muslim.

23- Muslim sangat takzim terhadap Quran dan hadits. Mereka percaya bahwa dengan melaksanakan sumber-sumber ini adalah satu-satunya jalan menuju surga.

Buku ini memberi rekomendasi untuk merusak titik-titik kokoh umat muslim dan menyebarkan kelemahan mereka, dan metode-metode untuk mencapainya ditulis sebagai berikut:

Disarankan untuk melakukan langkah-langkah dibawah ini untuk menyebarkan titik-titik kelemahan mereka:

1- Membuat perselisihan dengan memancing rasa permusuhan antar kelompok yang bertikai, menumbukana ketidakpercayaan, dan mempublikasikan tulisan untuk memicu perselisihan lebih lanjut.

2- Menghalangi pendidikan dan publikasi, dan membakar tulisan bilamana memungkinkan. Pastikan bahwa anak-anak muslim menjadi bodoh dengan melemparkan beberapa menjelek-jelekan lembaga keagamaan dan dengan demikian orang tua muslim tidak akan menyekolahkan anaknya ke sekolah-sekolah religius. [Metode Inggris ini menjadi sangat berbahaya bagi Islam].

3-4- Memuja surga dalam kehidupan mereka dan meyakinkan mereka bahwa mereka tidak perlu bekerja untuk hidup di dunia. Memperluas lingkaran Tasawwuf. Menjaga agar mereka dalam keadaan tidak sadar dengan mendorong mereka untuk membaca buku yang memberi nasihat tentang Zuhd, seperti Ihyaa-ul-‘uloom-id-deen karangan Ghazaalee, Mesnevee karangan Mawlaanaa, dan berbagai buku karangan Muhyiddeen Arabee.

5- Membujuk para penguasa untuk melakukan kejahatan dan menjadi diktaktor dengan mengikuti kepalsuan demagogic seperti berikut : Kamu adalah bayangan Allah di dunia. Kenyataannya, Aboo Bakr, ‘Umar, ‘Uthmaan, ‘Alee, Umayyads dan Abbasids mencari kekuasaan dengan kekuatan semata dan pedang, dan masing-masing dari mereka adalah penguasa. Contohnya, Aboo Bakr mendapatkan kekuatan dengan bantuan pedang ‘Umar’s dan dengan membakar rumah-rumah mereka yang tidak mematuhinya, seperti rumah Faatima. Dan ‘Umar menjadi Khalifa atas rekomendasi Aboo Bakr. Sebaliknya ‘Uthmaan, menjadi presiden atas perintah ‘Umar’. Dan ‘Alee; Dia menjadi kepala Negara dengan pemungutan suara yang dilakukan oleh bandit. Muaawiya mendapat kekuasaan dengan pedang. Maka, dalam masa Umayyads, kekuasaan berubah menjadi warisan dan diturunkan melalui garis ayah. Demikian pula masalahnya dengan Abbasids. Ada beberapa petunjuk nyata bahwa di dalam Islam kekuasaan adalah suatu bentuk diktaktor.

6- Menghapuskan hukuman mati atas pembunuhan dari hokum pidana. [Hukuman mati hanya ditujukan bagi pembunuhan dan para bandit. Anarki dan bandit tidak dapat dicegah tanpa hukuman mati]. Halangi administrasi yang menghukum perampok dan patroli jalan. Pastikan bahwa bepergian itu tidak aman dengan mendukung dan mempersenjatai mereka.

7- Kita dapat membuat mereka hidup tidak sehat dengan skema sebagai berikut : Segala sesuatu telah digariskan Allah. Pengobatan tidak berperan dalam menjaga kesehatan. Bukankah Allah berkata dalam Quran, “ Allah membuatku makan dan minum. Dia menyembuhkan aku ketika aku sakit. Dia sendirilah yang akan membunuh dan membangkitkan aku.” Maka, tidak ada seorang pun yang akan sembuh dari sakit atau terlepas dari kematian tanpa kehendak Allah.

8- Buatlah pernyataan-pernyataan yang mendorong kejahatan: Islam adalah agama dengan cara ibadah dan tidak mempunyai minat dalam hal yang berhubungan dengan Negara. Maka, Muhammad dan Khalifa tidak mempunyai menteri atau hukum.

9- Kemerosotan ekonomi adalah konsekuensi wajar dari aktivitas tersebut diatas. Kami dapat menambah kemerosotan tersebut dengan membuat busuk hasil panen, menenggelamkan kapal-kapal dagang, membakar pasar, merusak dam dan menembak sehingga daerah pertanian dan pusat industri terendam air, dan akhirnya mengkontaminasi saluran air minum mereka.

10- Biasakan para penguasa untuk melakukan pelanggaran seperti [seks, olah raga,] alkohol, judi, korupsi yang menyebabkan penghasutan, intrik dan penggunaan kekayaan Negara demi keuntungan pribadi. Mendorong para pegawai pemerintah untuk melakukan hal tersebut dan memberi imbalan bagi mereka yang dapat melayani kami dengan cara seperti itu. Kemudian buku tersebut menambahkan beberapa nasehat : Mata-mata Inggris yang diberi tugas ini harus dijaga secara sembunyi-sembunyi maupun terbuka, dan tidak ada pengeluaran yang harus dibayarkan untuk membebaskan mereka yang ditahan oleh kelompok muslim.

11- Sebarkanlah segala macam bunga. Karena keinginan tidak hanya menghancurkan ekonomi nasional, tetapi juga membiasakan kelompok muslim untuk tidak mematuhi Quran. Ketika seseorang telah melanggar suatu aturan hokum, akan lebih mudah baginya untuk melanggar hokum lainnya. Mereka harus diberitahu bahwa “bunga itu haram jika berkali-kali karena ini disebutkan dalam Quran, “Jangan menerima bunga berulang-ulang. ‘Maka, tidak semua bentuk nafsu adalah haram.” [Pelunasan hutang tidak harus ditunjukkan di muka. Segala pembayaran ekstra disetujui (pada saat peminjaman) adalah bunga. Bunga jenis ini adlah dosa berat, maka pembayaran ekstra ditetapkan hanya dalam dirham. Jika ditetapkan dalam jumlah yang sama (yang dipinjam) harus membayar kembali setelah beberapa waktu, hal ini sudah termasuk bunga menurut Hanafee madh-hab. Dalam penjualan kredit, waktu pembayaran harus ditentukan, akan tetapi jika orang yang berhutang tidak dapat membayar pada waktu yang ditetapkan dan waktu tersebut diperpanjang dan pembayaran ekstra ditetapkan, bunga semacam ini disebut Mudaa’af. Ayat-i-kareema mengutip pernyataan tersebut diatas sebagai bunga dalam perdagangangan.

12- Sebarkan tuduhan palsu mengenai kekejaman terhadap para pelajar, sebarkan finah mesum terhadap mereka sehingga umat muslim menyingkir dari mereka. Kita sebaiknya memperlakukan beberapa dari mata-mata kita seperti mereka. Kemudian kita harus menyuruh mereka melakukan perbuatan mesum. Maka mereka akan ragu terhadap para pelajar dan semua pelajar akan terkena tuduhan. Mata-mata tersebut harus dimasukkan ke Al-Az-har, Istanbul, Najaf, dan Kerbelaa. Kita harus membuka sekolah, universitas untuk memisahkan umat muslim dari para pelajar. Dalam sekolah ini kita harus mengajarkan Byzantine, Latin dan anak-anak Armenia dan mendidik mereka sebagai musuh umat muslim. Untuk anak-anak muslim, kita harus merasuki mereka bahwa leluhur mereka adalah orang yang bodoh sehingga mereka akan membenci Khalifa, pelajar dan negarawan, kita harus memberitahu tentang kesalahan mereka dan meyakinkan mereka bahwa para leluhur sangat sibuk dengan kesenangan-kesengan sensual, sehingga para khalifa menghabiskan waktu mereka untuk besenang-senang dengan para selir, mereka menyalahgunakan harta milik orang lain dan mereka tidak melakukan perintah Nabi dalam tindakan mereka.

13- Untuk menyebarkan fitnah bahwa Islam membenci wanita, kita harus mengutip ayat “ Pria lebih dominant daripada wanita,” dan hadis,”Wanita adalah setan.”

14- Keadaan yang kotor adalah akibat kurangnnya air. Maka kita harus mengurangi cadangan air dengan bermacam skema.

Buku tersebut memberi nasihat sebagai berikut untuk menghancurkan persatuan muslim:

1- Pancinglah rasa chauvinisme atas ras dan nasionalisme antar muslim sehingga tidak memperhatikan kepahlawanan islami. Perbaharui periode Pharaoh di Mesir, periode Magi di Iran, periode Babylonia di Irak, era Attila dan Dzengiz [tirannisme] di Ottomans. [dan masih banyak lagi yang mereka sebutkan di bagian ini].

2- Perbuatan-perbuatan buruk dibawah ini harus dilakukan secara tertutup maupun terbuka : Mabuk karena alkohol, judi, zina, babi, dan [berkelahi antar kelompok olah raba]. Dalam melakukan ini, orang Kristen, Yahudi, Maigan dan orang-orang non muslim lainnya yang tinggal di Negara muslim harus dimanfaatkan secara maksimum, dan mereka yang bekerja untuk tujuan ini harus diberi gaji yang tinggi dengan penghargaan departemen keuangan kementrian the Commonwealth.

3- Sebarkan kecurigaan diantara mereka berhubungan dengan Jihaad; yakinkan bahwa Jihaad adalah perintah sementara dan hal itu sudah tidak berlaku lagi.

4- Hilangkan anggapan bahwa “mereka yang tidak seiman adalah kafir” dari hati para Syiah. Kutiplah ayat Quran,”Makanan mereka yang mempunyai buku (dari surga) adalah halal bagimu, demikian pula makananmu adalah halal bagi mereka,” dan beritahukan kepada mereka bahwa nabi mempunyai seorang istri Yahudi Safiyya dan istri Kristen bernama Mariyam dan bahwa para istri nabi tidak semuanya kafir.

5- Ilhami mereka dengan keyakinan bahwa “Apa yang dimaksud oleh nabi dengan Islam adalah ‘agama yang sempurna’ sehingga agama tersebut dapat berupa Yudaisme atau Kristiani sama seperti Islam.” Tambahkan hal tersebut dengan alasan-alasan berkut: Quran memberi nama ‘Muslim’ untuk semua anggota agama. Contohnya, dikutip dari Nabi Yusuf (Yoosuf ‘alaihis-salaam’) seperti apa yang dikatakannya, “Bunuhlah aku sebagai seorang Muslim,” selain itu Nabi Ibrahim and Ismail telah berdoa, ‘O Allah Kami! Jadikanlah kami Muslim bagi dirimu dan buatlah orang-orang muslim bagi –Mu atas keturunan kami,” dan Nabi Yakup telah berkata kepada anaknya, “Matilah hanya sebagai Muslim.”

6- Ulanglah berkali-kali bahwa tidak haram untuk membangun gereja, Nabi dan Khalifahnya tidak menghancurkannya, akan tetapi mereka menghormatinya seperti yang dikatakan dalam Quran, “Jika Allah tidak menghalau beberapa orang dari antara kami, biara, gereja, sinagoga dan masjid dimana nama Allah sering disebut akan sudah dihancurkan (mulai saat ini),” bahwa Islam menghormati candi, bahwa Islam tidak menghancurkannya, dan bahwa Islam akan mencegah siapapun yang akan menghancurkannya.

7- Buatlah Muslim ragu akan hadits, “Singkirkan orang Yahudi dari semenanjung Arab,” dan, “ Dua agama tidak dapat hidup berdampingan di semenanjung Arab.” Katakan juga “ jika kedua hadits ini benar, Nabi tidak akan mempunyai istri seorang Yahudi dan seorang Kristiani atau membuat perjanjian dengan Kristiani Najran.”

8- Cobalah untuk mencegah Muslim dalam beribadah dan buatlah mereka bimbang tentang kegunaan ibadah dengan mengatakan “Allah tidak membutuhkan ibadah seseorang.” Cegahlah mereka melakukan ibadah haji dan juga berbagai ibadah yang membawa mereka bersama. Dengan demikian, cobalah untuk menghalangi pembangunan masjid, musholla dan madrasah serta perawatan Ka’ba.

9- Sebarkan mistik Syiah tentang aturan seperlima dari rampasan yang diambil dari musuh yang kalah diberikan kepada ulama dan terangkan bahwa seperlima menjadi properti ghaneema yang diambil dari (Daar-ul-harb) dan tidak ada hubungannya dengan pendapatan komersial. Kemudian tambahkan bahwa “Humus (seperlima barang tersebut) diberikan kepada Nabi atau Khalifa, tidak kepada Ulama. Ulama diberi rumah, istana, ternak dan kebun. Maka tidak diijinkan untuk memberikan Humus kepada mereka.”

10- Masukkan beberapa pernyataan kedalam ajaran kepercayaan Muslim dan kemudian kritiklah Islam sebagai agama terror. Pastikan negara-negara muslim mundur dan terkejur, maka memisahkan keterikatan merekan dengan Islam. [Di lain pihak, muslim membangun kekuasaan yang paling bermartabat terbesar di dunia. Hal ini akan menurun seiring keterikatan mereka dengan Islam menurun].

11- Sangat penting! Asingkan anak-anak dari ayah mereka, maka mereka tidak mendapat pendidikan dari orang tua mereka. Kita harus mendidik mereka. Akibatnya, ketika anak-anak tidak mendapat pendidikan dari ayah mereka, tidak ada lagi kemungkinan untuk berhubungan dengan keyakinan mereka atau pelajar muslim.

12- Provokasi para wanita desa untuk melepaskan penutup tubuh tradisional mereka. Buatlah hasutan seperti “Menutup aurat bukan perintah Islam yang asli. Itu adalah tradisi yang dibuat pada jaman Abbasids. Sebelumnya, orang lain akan melihat istri-istri nabi dan wanita akan bergabung dalam kegiatan social.” Setelah mereka melepaskan penutup tradisional mereka, bujuk kaum muda seperti itu dan akan menimbulkan insiden antar mereka! Ini adalah metode yang sangat efektif untuk menghancurkan Islam. Pertama gunakan wanita-wanita non muslim untuk tujuan ini. Dengan demikian wanita muslim akan secara otomatis mengikuti mereka.

13- Gunakan setiap kesempatan untuk mengakhiri sembayang berjamaah dengan melemparkan kebohongan tentang imam dalam merjid, dengan menyebutkan kesalahan mereka, dan dengan menebarkan rasa tidak suka dan bermusuhan antara mereka dan jemaat yang berdoa tiap hari dibelakang mereka.

14- Katakan bahwa semua mushola harus dihancurkan sampai ke tanah karena mereka tidak ada sejak jaman Nabi. Selain itu, Muslim harus dihalangi untuk mengunjungi kuburan Nabi, Khalifa dan orang suci Muslim dengan menimbulkan keraguan dalam mengunjungi kubur. Contohnya katakana, “ Nabi dikubur oleh ibunya dan Abu Bakar dan ‘Umar’ dibakar di kubur yang bernama Baakee’.Kubur ‘Uthmaan tidak diketahui. Kepala Huseyn dikubur di (tempat bernama) Hannana. Tidak diketahui dimana badannya dikuburkan. Kubur di Kaazimiyya termasuk dalam dua kalip. Mereka bukan kepunyaan Kaazim dan Jawaad, dua keturunan Nabi. Karena salah satunya di kota Tus; kubur tersebut menjadi milik Haarun, bukan Ridaa, anggota Ahl-i-Bayt (Keluarga Nabi). Kubur di Samerra kepunyaan Abbasids. Mereka bukan kepunyaan Haadee, Askeree, dan Mahdee, anggota Ahl-i-Bayt. Karena wajib untuk menghancurkan semua musholla dan kubah di Negara-negara muslim, maka haruslah menghancurkan kuburan yang bernama Baakee’.”

15- Buatlah orang merasa skeptis tentang fakta bahwa Sayyeds adalah keturunan Nabi. Kacaukan Sayyeds dengan orang lain dengan mengatakan bahwa non-Sayyeds memakai sorban hitam dan hijau. Maka orang akan bingung dengan hal ini dan mulai tidak mempercayai Sayyeds. Berilah label pada pengurus agama dan Sayyeds dari sorban mereka sehingga keturunan Nabi akan hilang dan pengurus agama tidak akan dihormati lagi.

16- Katakan bahwa wajib untuk menghancurkan tempat-tempat dimana Shiites bersedih, bahwa praktek tersebut klenik dan menyimpang. Orang-orang harus dijaga supaya tidak mengunjungi tempat-tempat tersebut, jumlah pengkotbah harus dikurangi dan pajak harus dinaikkan bagi pengkotbah dan pemilik tempat duka.

17- Berdasar pada kecintaan akan kebebasan, yakinkan semua Muslim bahwa “Semua orang bebas melakukan apapun yang ia sukai. Tidak wajib melakukan Amr-i-bi-l-ma’roof dan Nahy-i-anil-munkar atau untuk mengajar ajaran-ajaran Islam.” [Sebaliknya, wajib hukumnya untuk belajar dan mengajar tentang Islam. Ini adalah kewajiban utama Muslim]. Disamping itu, yakinkan mereka bahwa “ Kristen akan mempunyai keyakinannya sendiri (Kristianitas) dan Yahudi akan tinggal dalam keyakinan mereka (Judaism). Tidak ada yang akan memasuki hati orang lain Amr-i-ma’roof dan Nahy-i-anil-munkar adalah tugas para Khalifa.”

18- Supaya mengurangi bertambahnya jumlah Muslim, kelahiran harus dikurangi dan poligami harus dilarang. Pernikahan harus dibatasi. Contohnya. Telah dikatakan bahwa seorang Arab tidak boleh menikah dengan orang Iran dan seorang Iran tidak boleh menikah dengan orang Arab, seorang Turki tidak boleh menikah dengan orang Arab.

19- Pastikan untuk menghentikan propaganda Islam dan pembicaraan mengenai Islam. Iklankan bahwa Islam adalah agama khusus orang Arab semata. Sebagai bukti, tambahkan ayat Quran, “ Ini adalah Dhikir untuk mereka dan orang-orang mereka.”

20- Institusi suci harus dilarang dan dimonopoli oleh negara, dalam tingkat individu tidak boleh membangun madrasah atau institusi suci.

21- Buatlah Muslim ragu apakah Quran otentik, terbitkan terjemahan Quran yang berisi pemotongan, penambahan dan interpelasi, dan kemudian katakana, “ Quran telah tercemat. Salinannya tidak sama. Ayat yang satu tidak ada di ayat yang lain.” Hilangkan ayat-ayat yang menghina Yahudi, Kristen dan semua non muslim dan semua ayat yang menyusuh jihad, Amr-i-bi-l-ma’roof dan Nahy-i-anil munkar.Terjemahkan Quran dalam bahasa lain seperti Turki, Persia, India sehingga mencegah bahasa Arab didengan dan dipelajari oleh orang-orang diluar Negara Arab, dan lagi cegahlah Adzan, sholat, dan Doa yang dilakukan di Arab menyebar ke nergara lain selain Arab.

Dengan demikian, muslim akan menjadi ragu tentang hadits. Terjemahan, kritik dan interpelasi yang dirancang di Quran sebaiknya diaplikasikan juga ke hadits.

Saya membaca buku yang berjudul Bagaimana Kita Dapat Menghancurkan Islam yang sangat bagus. Itu adalah arahan yang tiada duanya bagi studi yang akan saya lakukan. Ketika saya mengembalikan buku kepada sang sekretaris dan memberitahukannya bahwa buku tersebut sangat menarik, ia berkata,”Anda dapat yakin bahwa anda tidak sendirian dalam pertempuran ini. Kami mempunyai banyak orang yang melakukan tugas yang sama seperti yang anda lakukan. Menteri kami telah menugaskan lebih dari lima ribu orang untuk misi ini. Sang menteri berpikir akan menambah jumlahnya menjadi seratus ribu. Ketika kami mencapai angka ini, kami akan telah membawa semua umat muslim dibawah kekuasaan kami dan mendapatkan semua Negara muslim.”

Sesaat kemudian sang sekretaris berkata : “ Kabar baik bagimu! Menteri kami memerlukan satu abad untuk merealisasikan program ini. Kita mungkin tidak akan melihat hari-hari yang berbahagia itu, tapi anak-anak kita akan melihatnya. Betapa indahnya mengatakan hal ini : Saya telah makan apa yang orang lain tabor. Jadi sekarang Saya menabur untuk orang lain.’ Ketika Inggris mengatur hal ini, mereka membahagiakan seluruh dunia kristiani dan akan menyelamatkan mereka dari kekacauan yang sudah berlangsung 12 abad.”

Sang Sekretaris melanjutkan; ” Ekspedisi perang salib akan berlangsung berabad-abad tidaklah berguna. Bangsa Mongol (tentara Dzengiz) tidak dapat dikatakan bahwa mereka telah melakukan seusatu untuk mengalahkan Islam karena mereka bekerja tiba-tiba, tidak sistematik dan bawah tanah. Mereka menggunakan ekspedisi militer supaya dapat menunjukkan rasa permusuhan mereka. Akhirnya, mereka menjadi lelah dalam waktu yang singkat. Tetapi, administratior kami yang ulung sedang mencoba menghancurkan Islam dengan rencana yang sangat halus dan dengan kesabaran yang panjang. Kami harus menggunakan kekuatan militer juga. Akan tetapi itu digunakan di tahap akhir, maka, setelah kami benar-benar memakan Islam, setelah kami memukulnya dari berbagai arah dan menjadikannya Negara yang menyedihkan yang tidak akan sembuh kembali dan berperang melawan kita.“ Kata-kata terakhir sang sekretaris adalah : “Petinggi kami di Istanbul pastilah sangat bijaksana dan cerdas. Mereka memperlajari rencana kami dengan seksama. Apa yang mereka lakukan? Mereka berbaur dengan Muhammadans dan membuka madrasah untuk anak-anak mereka. Mereka membangun gerja. Mereka sangat berhasil dalam mempopulerkan minuman alkohol, judi, perbuatan mesum dan memecah mereka menjadi beberapa kelompok dengan cara hasutan [dan kelompok sepakbola]. Mereka membuat anak-anak muda ragu-ragu. Mereka memasukkan perselisihan dan menjadi oposisi terhadap pemerintah mereka. Mereka menyebarkan kejahatan dimana-mana. Mereka merusak akhlak administrator, direktur dan negarawan dengan mengisi rumah mereka dengan wanita-wanita Kristen. Dengan aktivitas seperti ini, mereka meruntuhkan kekuatan, meragukan keterikatan dengan iman mereka, dan merusak moral mereka, serta mengganggu persatuan dan komunikasi mereka. Saat itu telah datang waktunya untuk mengadakan perang secara tiba-tiba dan mengalahkan Islam.” ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: