Santri se Jatim Desak Hasyim Muzadi Mundur Jika Tetap Dukung Pasangan Cagub

PANDAAN – Sebanyak 17 santri dan gus se Jawa Timur kemarin bertemu di RM Sri Pandaan. Mereka menggelar pertemuan untuk menyikapi tindakan KH Hasyim Muzadi, ketua PBNU, yang dianggap mendukung salah satu pasangan calon gubernur (cagub) Jatim. Mereka pun mendesak agar Kiai Hasyim untuk mundur, jika tetap mendukung salah satu cagub tersebut.

Pertemuan yang mengatasnamakan Forum Santri Jawa Timur (FSJT) ini kemarin membuat empat resolusi. Pertama, mengimbau pada Kiai Hasyim Muzadi untuk menghormati kiai sepuh dengan tidak mendukung salah satu kandidat pasangan calon Gubernur.

Kedua, jika kiai Hasyim tetap ngotot untuk mendukung bahkan berniat menjadi jurkam, maka ia diminta untuk nonaktif atau mundur dari jabatan sebagai ketua PBNU. “Meskipun kiai Hasyim selalu mengatasnamakan pribadi dalam setiap pertemuan, namun ini terlalu samar. Ini sama artinya, NU identik dengan politik. Dan kami dari para santri jelas tidak menginginkan NU ditarik-tarik pada kepentingan politik,” ujar Gus Fahrurrozie, koordinator FSJT kemarin.

Selanjutnya, FSJT juga mengimbau pada seluruh cabang sampai ranting NU agar tetap netral. “Jangan membenturkan NU struktural dengan NU kultural. Kami dari para santri se Jatim tetap menginginkan NU sebagai jamiyah ijtimaiyyah yang patuh pada khittah NU,” tegasnya.

Sebanyak 17 santri dan gus yang hadir kemarin, di antaranya berasal dari beberapa daerah. Misalnya, Ustad Abdulloh Faqih (Surabaya), Badri Syarif (Sampang Madura), Lora Rahbini (Bangkalan), Ustad Muslih (Sidoarjo), lalu Karim (Probolinggo). Kemudian, Ayatulloh (Kediri), Alaika Asrori Anshor (Tulungagung), Subhan (Mojokerto, Basith (Jombang), Nafiuddin (Gresik), Kholil (Bangil), Hamid (Banyuwangi), Ustad Muzakkir (Malang), Burhanuddin (Pasuruan kota), Abdurahman Ali dan Gus Fahrurrozie (Pasuruan).

Mereka kemarin sepakat membuat resolusi. Sambil membentangkan tangan, mereka juga siap untuk menyalurkan aspirasinya ini kepada PBNU, PWNU sampai ke ranting. “Mungkin besok pernyataan ini akan kami faks-kan ke PBNU. Tujuan kami hanya satu. Kami tidak ingin NU dibawa-bawa untuk kepentingan politik,” tegasnya.

Soal eksistensi santri yang menyuarakan pada PBNU? Alaika Asrori menjawabnya. Menurut santri asal Tulungagung ini, santri adalah bagian yang tak terpisahkan oleh NU. “Justru dengan santri-santri inilah, NU akan menjadi organisasi yang besar. Suara kami yang ada di bawah juga seharusnya disikapi oleh pengurus NU pusat dengan lebih arif dan bijaksana,” tegas Asrori.

Seruan para santri dan gus ini dilakukan, karena melihat sepak terjang KH Hasyim Muzadi yang dinilai sudah terlalu. “Kami sempat membedakan antara NU pada zaman dijabat Gus Dur dengan Kiai Hasyim. Dulu waktu Gus Dur tidak pernah kami mendengar NU ditarik-tarik pada politik. Tapi, saat ini, sudah ada kesan, kalau NU ditarik-tarik. Ini yang tidak boleh,” cetus Gus Fahrur lagi.

Gus Fahrur juga membantah jika pertemuan dengan para santri se Jatim ini juga ada pesanan dari pihak tertentu. Menurutnya, semua yang dilakukan santri adalah murni demi meluruskan kaidah NU yang tidak berpolitik sesuai khittahnya. “Kami tidak punya afiliasi politik kemanapun. Kami juga meminta semua kalangan struktur NU untuk tetap netral pada pilgub putaran kedua. Pilihlah sesuai hati nurani,” tukasnya. (day)

Sumber: Radar Bromo, Sabtu, 16 Agustus 2008.

1 Comment »

  1. 1
    salma2008 Says:

    BUka mata donk
    Jangan melihat sesuatu dengan setengah hati
    Pak Hasyim turun karene ingin memperjuangkan NU
    Kalau L-1 bisa direbut NU, maka kita tunggu kejayaan NU berikutnya.
    Jangan sok kembali ke khittah dll tapi hati yg lain bermian2 dg pihak lain.
    Thanks


RSS Feed for this entry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: