Mengingat kembali “Persetujuan Mbah Sahal dan Pernyataan H. Hasyim Muzadi (ghairu Asy’ari)”


Persetujuan Mbah Sahal:

Saya selaku Rais Am terpilih PBNU, menyatakan setuju, saudara Hasyim Muzadi untuk dicalonkan menjadi ketua umum tanfidziyah PBNU, dengan syarat yang telah saya tentukan, yaitu membaca dan menandatangani kontrak jam’iyah NU.

Boyolali, 2 Desember 2007

Rais Am terpilih

KH. MA sahal Mahfudh.

Pernyataan H. Hasyim Muzadi (ghairu Asy’ari):

Bismillahirrahmanirrahim

Asyahadu an la ila ha illallah, wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Saya: Hasyim Muzadi (alias ghairu Asy’ari)

Pekerjaan: pengasuh PP al-Hikam, Malang.

Alamat: Jl. Jengger Ayam, 25 Malang.

Sehubungan pencalonan saya, sebagai ketua tanfidizyah NU (2004-2009), dengan ini saya menyatakan janji, apabila Allah menakdirkan saya terpilih, maka saya:

1. Akan taat sepenuhnya kepada AD/ART NU, Rais Am dan keputusan lembaga syuriyah.

2. Akan sekuat tenaga melaksanakan amanat muktamar XXXI dan keputusan jam’iyah yang lain.

3. Tidak akan, langsung atau tidak langsung, mengatasnamakan NU kecuali bersama-sama rais am, atau atas dasar keputusan rapat PBNU, dan tidak akan bertindak dan mengambil kebijakan sendiri tanpa konsultasi dengan rais am.

4. Tidak akan melakukan kegiatan yang dapat diartikan sebagai kegiatan politik praktis.

5. Tidak akan mencalonkan diri untuk jabatan politis, baik di legislatif maupun eksekutif.

Demikian pernyataan dan janji saya, bisyayahdatillah di hadapan Rais am terpilih, apabila di belakang hari kemudian saya melanggar, salah satu pernyataan dan janji saya di atas, maka saya akan menerima keputusan apa pun yang diambil rais am.

Wallahu syahidun ala dzalika wahuwa waliyu at-taufiq

Boyolali, 02 Desember 2004.

Yang membuat janji Hasyim Muzadi.

Lihatlah janji H Hasyim Muzadi di atas, tidak akan melakukan suatu yang bisa dipandang dapat diartikan melakukan tindakan politik praktis. Di Jawa Timur, kabar yang santer justru menunjukkan, dukungan dan support ke Khofifah Indarparawansa, juga dukungannya terhadap M. Adnan di Jateng, juga isu money politics di Konferwil NU Jateng beberapa waktu lalu yang membuat Mbah Sahal marah, sangat jauh dari pernyataan sikap di atas. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: