KH. Hasyim Asy’ari: Tinggalkan sikap fanatik!

“Telah sampai kepadaku sebuah berita, di antara kalian sampai saat ini masih mengobarkan api fitnah dan perselisihan … Kalian masih saling unggul mengungguli lalu saling bermusuhan. Wahai sekalian ulama yang berta`ashub (fanatik) kepada sebagian madzhab atau qaul ulama! Tinggalkan ta`ashub kalian terhadap perkara furu’ … Setiap mujtahid itu benar. Yang benar memang hanya satu, tetapi yang salah pun mendapatkan pahala.” (Al-Mawaizh, Hoofdbestuur NU, 1936).

Perkataan Mbah Hasyim Asy’ari ini menjelaskan tidak direstuinya sikap permusuhan, saling caci, saling merasa unggul dalam soal pendapat agama (terutama masalah furu’), dan merasa benar ketika berpegang pada pendapat ulama-ulama tertentu, cendekiawan, dan siapa pun yang dijadikan sandaran argumentasi. Ini menganjurkan kepada segenap umat NU, dan secara umum kepada umat Islam untuk hidup toleran, saling menghormati dan mengasihi, meskipun berbeda dalam soal keyakinan keagamaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: