Cita-cita NU dalam Statuten tahun 1926

Cita-cita NU ketika didirikan tahun 1926, di antaranya disebutkan sebagaimana dalam statutennya, demikian: Mengadakan perhubungan di antara ulama-ulama bermadzhab; Memeriksa kitab-kitab sebelumnya (yang) dipakai untuk mengajar supaya diketahui itu dari kitab ahlussunnnah waljama’ah atau kitab-kitab ahli bid’ah; Mengajarkan Islam berasaskan madzhab dengan jalan apa saja yang baik; Berihtiar memperbanyak madrasah-madrasah yang berdasarkan agama Islam; Memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan masjid-masjid, surau-surau, pondok, begitu juga dengan hal ihwalnya anak-anak yatim dan orang-orang fakir miskin; Mendirikan badan-badan untuk memajukan urusan pertanian, perniagaan, dan persahabatan, yang tiada dilarang syara’ agama Islam (dikutip dari Anggaran Dasar NU tahun 1926, dalam H. Aboebakar, Sedjarah Hidup K.H.A. Wahid Hasjim, Djakarta: Panitya Buku Peringatan Alm. K.H.A. Wahid Hasjim, 1957, hlm. 505).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: