Kepada mereka yang mudah mengkafirkan dan mencaci sesama muslim (dari Jami’ Shahih at-Tirmidzi)

Seseorang disebut Muslim, karena lima hal: bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah (yang Esa), Muhammad utusan Allah, melaksanakan shalat, membayar kewajiban zakat (kalau sudah mencapai 1 nishab), dan menunaikan ibadah haji (bagi yang mampu). Orang yang sudah melaksanakan ini, tentu saja dia akan tetap dianggap sebagai muslim, meskipun sikapnya dalam soal-soal lain berbeda dengan sesama muslim. Dalilnya di bawah ini:

عن بن عمر قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم بني الإسلام على خمس شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وصوم رمضان وحج البيت وفي الباب عن جرير بن عبد الله قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح

Seorang disebut mukmin (beriman kepada Nabi Muhammad) dan mempercayai Tuhan dengan sempurna, apabila akhlak orang itu adalah baik, dan berlaku lembut kepada orang-orang yang dekat dengannya (dalam kitab al-iman). Dengan sendirinya, seseorang yang perilakunya berlagak seperti preman, suka main kekerasan, dan hatinya keras, menenteng-nenteng pedang, pada dasarnya bukanlah seorang yang beriman. Dalilnya di bawah ini:

عن أبي قلابة عن عائشة قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم إن من أكمل المؤمنين إيمانا أحسنهم خلقا وألطفهم بأهله وفي الباب عن أبي هريرة وأنس بن مالك قال أبو عيسى هذا حديث صحيح

Pembeda kufr dan mukmin adalah shalat (dalam kitab al-iman). Dengan sendirinya, seseorang yang sudah melaksanakan shalat, dia tetaplah seorang mukmin, meskipun berbeda pemikiran dan keyakinan dengan mukmin dan muslim lain dan hal-hal lain. Dalil-dalilnya di bawah ini:

عن جابر أن النبي صلى الله عليه وسلم قال بين الكفر والإيمان ترك الصلاة

عن عبد الله بن بريدة عن أبيه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر وفي الباب عن أنس وابن عباس قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح غريب

Membunuh sesama muslim adalah kufr (dalam kitab al-iman). Dengan sendirinya, seseorang yang membunuh saudaranya yang muslim, karena faktor apa pun (bisa karena berbeda dalam hal keyakinan pemahaman tentang ajaran Islam sendiri, selagi ia tetap muslim, maka perlakuan pembunuhan itu adalah kufur, dan pembunuhnya adalah kafir. Dalilnya di bawah ini:

عن عبد الرحمن بن عبد الله بن مسعود عن أبيه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قتال المسلم أخاه كفر وسبابه فسوق وفي الباب عن سعد وعبد الله بن مغفل قال أبو عيسى حديث بن مسعود حديث حسن صحيح وقد روي عن عبد الله بن مسعود من غير وجه

Seseorang dianggap Muslim apabila muslim lain aman dari kejahilan tangannya (dalam kitab al-iman). Dengan sendirinya, seorang muslim yang sering melakukan kekerasan, menyakiti, menempeleng, mengancam dengan pedang dan pentungan terhadap sesama muslim, pada dasarnya bukanlah seorang muslim. Dalilnya di bawah ini:

عن أبي هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده والمؤمن من أمنه الناس على دمائهم وأموالهم قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح ويروى عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه سئل أي المسلمين أفضل قال من سلم المسلمون من لسانه ويده وفي الباب عن جابر وأبي موسى وعبد الله بن عمرو

Menuduh seorang mukmin dengan cap kafir, seperti membunuhnya. Dengan sendirinya, seseorang muslim yang mengatakn muslim atau mukmin lain sebagai kafir, pada dasarnya orang itu telah mebunuhnya, meskipun yang dikatakan kafir tidaklah mati. Padahal seseorang muslim yang membunuh sesama muslim, pada dasarnya dia bukanlah seorang muslim, karena dianggap kafir. Dalilnya di bawah ini:

عن ثابت بن الضحاك عن النبي صلى الله عليه وسلم قال ليس على العبد نذر فيما لا يملك ولا عن المؤمن كقاتله ومن قذف مؤمنا بكفر فهو كقاتله ومن قتل نفسه بشيء عذبه الله بما قتل به نفسه يوم القيامة وفي الباب عن أبي ذر وابن عمر قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال أيما رجل قال لأخيه كافر فقد باء به أحدهما هذا حديث حسن صحيح غريب ومعنى قوله باء يعني أقر

Terlaknatlah orang yang memberi mudharat kepada seorang mukmin (dalam kitab al-birr wa ash-shilah). Dengan sendirinya, seorang muslim yang memberikan kejelekan, dengan ucapan, perlakukan kekerasan, dan yang sejenisnya dia betul-betul dilaknat Allah. Dalilnya di bawah ini:

عن أبي بكر الصديق قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ملعون من ضار مؤمنا أو مكر به قال أبو عيسى هذا حديث غريب

Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran (dalam kitab al-birr wa ash-shilah). Dengan sendirinya, seorang muslim yang mencela, mengatakan, menghakimi muslim lain dengan cap yang buruk, selagi orang itu tetap muslim (melaksanakan shalat, mengakui adanya Tuhan), maka orang yang mencela tersebut pada dasarnya orang fasik, moralnya rendah, dan oleh hadis ini dianggap seorang pembunuh sesama muslim. Padahal membunuh sesama muslim dinggap perlakukan kafir. Dalilnya di bawah ini:

عن عبد الله بن مسعود قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم سباب المسلم فسوق وقتاله كفر قال زبيد قلت لأبي وائل أأنت سمعته من عبد الله قال نعم قال قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: